Tampilkan postingan dengan label Tutorial Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial Komputer. Tampilkan semua postingan

Kode Bluescreen dan cara mengatasinya Lengkap


ArsipTeknologi - Hello teman-teman, ketemu lagi dengan saya. Pada kesempatan kali ini saya ingin memberikan beberapa ilmu yang saya miliki yaitu tentang mengatasi layar yang bluescreen/layar biru. Teman-teman yang sering bermain komputer/laptop pasti pernah mengalami ha seperti ini, sedang asik-asik bermain tiba-tiba layar menjadi biru dan terdapat kode-kode aneh bukan? Nah kali ini saya akan memberikan penjelasan tentang kode-kode tersebut dan juga cara mengatasinya.

Apa itu Blue Screen? Blue screen of death (BSOD, Bahasa Inggris: Layar Biru Kematian), atau kadang disebut "layar biru" (bluescreen) saja adalah istilah populer untuk layar yang ditampilkan Microsoft Windows ketika mengalami kesalahan sistem (atau disebut stop error oleh Microsoft. Ada beberapa hal yang menyebabkan munculnya BSOD ini. Diantaranya driver peralatan yang tidak bagus, kesalahan memori, registry yang rusak atau penggunaan file DLL yang tidak cocok. Berbagai bentuk BSOD terdapat pada seluruh sistem operasi Windows sejak Windows 3.1. BSOD merupakan pengganti black screen of death (layar hitam kematian) yang muncul pada OS/2 dan MS-DOS. Dalam versi awal dari Windows Vista juga terdapat red screen of death atau layar merah kematian, yang digunakan pada kesalahan boot loader. Silahkan disimak

Berikut Beberapa Daftar Kode Blue Screen dan Solusinya, semoga sedikit membantu


  • Attempted Write To Read only Memory (stop code 0X000000BE)

Biasanya masalah ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Dan cari driver yang sesuai dengan Operating System-nya.

  • Bad Pool Caller (stop code 0X000000C2)
Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas. Selain itu error ini juga dapat disebabkan oleh hardware yang rusak/cacat. Apabila masalah ini muncul ketika sedang melakukan upgrade Windows, itu dapat disebabkan adanya hardware yang tidak kompatibel dengan Windows. Coba lepas hardware yang bermasalah atau cari driver yang sesuai untuk Windwos-nya


  • Data Bus Error (stop code 0X0000002E) 
Masalah ini biasanya disebabkan karena ada kerusakan/cacat pada hardware, biasanya adalah memory. Selain cacat pada memory bisa juga karena kerusakan motherboard, harddisk, ganti hardwarenya


  • Driver IRQL Not Less Or Equal (stop code 0X000000D1)

Disebabkan drivers mengakses hardware address yang tidak sesuai. Bisa juga disebabkan karena masalah seperti pada “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas. Lihat masalah “Attempted Write To Readonly Memory" di atas


  • Driver Power State Failure (stop code 0X0000009F)

Disebabkan tidak cocok/kompatibel antara “computer’s power management” dengan driver atau services yang berjalan. Biasa terjadi pada saat komputer melakukan “hibernasi”. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Atau coba men-disable “Windows’ support for power management”.


  • Driver Unloaded Without Cancelling Pending Operations (stop code 0X000000CE)

Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas. Lihat masalah “Attempted Write To Readonly Memory" di atas.


  • Driver Used Excessive Ptes (stop code 0X000000D)

Lihat pada masalah “No More System PTEs,” di bawah.


  • Hardware Interrupt Storm (stop code 0X000000F2)

Masalah timbul ketika suatu hardware (USB atau SCSI controller) gagal untuk “melepas” sebuah IRQ. Kegagalan tersebut biasanya disebabkan karena masalah pada driver. Selain itu masalah ini juga dapat timbul karena adanya dua perangkat menggunakan IRQ yang sama


  • Inaccessible Boot Device (stop code 0X0000007B)

Biasanya masalah ini timbul pada saat startup Windows apabila Windows tidak dapat membaca data mengenai system boot partition. Bisa juga disebabkan karena harddisk yang error, file boot.ini yang cacat (corrupted). Bila tidak ada masalah pada disk drive, partisi dan file boot.ini (ketika dua Operating System terinstall) coba cek settingan booting pada BIOS. Apabila masalah ini munculketika sedang melakukan upgrade Windows, itu dapat disebabkan adanya hardware yang tidak kompatibel dengan Windows. Coba lepas hardware yang bermasalah atau cari driver yang sesuai untuk Windwos-nya


  • Kernel Data Inpage Error (stop code 0X0000007A)

Masalah timbul pada virtual memory, biasanya karena windows tidak dapat membaca atau menulis data ke swap file. Kemungkinan penyebab antara lain bad sectors, virus, memory yang cacat, atau bahkan kerusakan motherboard


  • Kernel Stack Inpage Error (stop code 0X00000077)

Penyebab mirip dengan masalah “Kernel Data Inpage Error,” di atas.


  • Kmode Exception Not Handled (stop code 0X0000001E)
Biasanya masalah ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service, konfilk IRQ. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Masalah ini juga dapat disebabkan karena kurangnya space pada disk pada saat melakukan instalasi



  • No More System PTEs (stop code 0X0000003F)

Masalah muncul karena Windows kekurangan Page Table Entries (PTEs). PTEs digunakan untuk melakukan mapping RAM. Dimana mapping ini dilakukan oleh Virtual Memory Manager (VMM). Masalah ini juga dapat muncul ketika anda menggunakan beberapa monitor sekaligus.
Apabila error tersebut sering muncul, coba untuk menambah alokasi untuk PTEs pada Windows dengan cara sebagai berikut:

•Buka Registry Editor.
•Lihat pada: HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management
•Double-click pada PagedPoolSize , masukkan value-nya 0 , klik OK.
•Kemudian double-click pada SystemPages. Jika menggunakan beberapa monitor sekaligus masukkan valuenya 36000. Selain itu masukkan valuenya 40000 jika RAM sebesar 128MB atau kurang. Jika RAM 128MB atau lebih masukkan valuenya 110000.
•Setelah selesai, klik OK, tutup Registry Editor dan restart komputernya. when you’re done. The change will take effect when you restart Windows
  • NTFS File System (stop code 0X00000024)

Error disebabkan adanya masalah yang dilaporkan oleh Ntfs.sys (driver yang berfungsi untuk membaca dan menulis NTFS). Jika masih menggunakan file system FAT 32, error message yang timbul akan mirip (stop code 0X00000023). Masalah ini bisa diatasi dengan mengganti hardisk anda


  • Page Fault In Nonpaged Area (stop code 0X00000050)

Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas.


  • Status Image Checksum Mismatch (stop code 0Xc0000221)

Kemungkinan penyebab error ini adalah kerusakan pada swap file, atau driver yang corrupted.
Solusi 1 : Anda dapat menggunakan Driver Rollback atau System Restore dari safe mode, untuk mengembalikan driver sebelumnya. Anda juga dapat menggunakan Windows XP Professional pemulihan fitur seperti Konfigurasi Baik Terakhir yang Diketahui pilihan startup, Cadangan, atau Automated System Recovery untuk mengembalikan konfigurasi bekerja sebelumnya. Setelah mengembalikan dari media backup, anda mungkin perlu mengajukan permohonan kembali service pack atau hotfix, tergantung pada saat backup dilakukan.


Solusi 2 : Jika pesan Stop nama file tertentu, cobalah menggantinya secara manual dengan salinan dari Windows XP Professional sistem operasi CD dengan mode aman atau Recovery Console. Untuk sistem yang menggunakan FAT16 atau sistem file FAT32, Anda memiliki pilihan untuk menggunakan Windows 98 atau Windows Millennium Edition Emergency Boot Disk untuk mengakses hard disk.
Jika file asli dari CD sistem operasi memiliki nama file yang berakhir dengan tanda garis bawah (_) karakter, Anda tidak dapat menggunakan file sampai terkompresi. Konsol Pemulihan's Salin perintah ini sangat ideal untuk menyalin file terkompresi karena mendeteksi dan memperluas mereka. Jika Anda tidak menentukan nama file tujuan, Anda harus mengubah nama file diperluas dengan ekstensi yang benar sebelum menggunakannya. Dari safe mode atau Recovery Console, Anda dapat menggunakan perintah Expand uncompress dan menyalin file ke lokasi tujuan. Dalam Recovery Console, file yang diperluas diberi nama yang benar setelah disalin ke lokasi tujuan. Untuk informasi lebih lanjut tentang Expand Menyalin atau perintah, lihat Windows XP Help and Support Centre


  • Status System Process Terminated (stop code 0Xc000021A)

Disebabkan adanya masalah pada Winlogon.exe atau pada Client Server Runtime Subsystem (CSRSS). Bisa juga disebabkan karena suatu user dengan level administrator merubah permission suatu file-file penting pada sistem Windows


  • Unexpected Kernel Mode Trap (stop code 0X0000007F)

Umumnya error ini disebabkan karena memory yang cacat, kerusakan motherboard atau temperatur prossesor yang tinggi (biasanya terjadi karena overclocking).


  • Unmountable Boot Volume (stop code 0X000000ED)

Disebabkan karena Windows tidak bisa “mount” boot volume. Lihat juga pada bagian “Inaccessible Boot Device,”


  • Unable To Locate Dll (stop code 0 x00000135)

Biasanya disebabkan oleh sebuah file yang telah hilang atau rusak, atau kesalahan registri.
Solusi : Jika dokumen tersebut hilang atau rusak, biasanya blue screen akan menampilkan informasi nam file yang berkaitan, anda dapat mencari computer network atau dokumen lain yang sesuai, dan meng-copynya ke folder Sistem SYSTEM32 subfolder. Jika blue screen tidak menunjukkan nama file, kemungkinan kerusakan berada pada registry, gunakan System Restore.


  • Thread Stuck In Device Driver (stop code x000000EA)

Biasanya disebabkan oleh video card (VGA) atau disebabkan oleh driver-nya.
Solusi: Install driver terbaru untuk video card anda, jika tidak, anda perlu mengganti VGA untuk checking jika kegagalan masih terjadi


  • Bad Pool Caller (stop code 0 x000000C2)

Kesalahan driver berusaha untuk memasuki operasi memori. Biasanya driver atau software yang disebabkan oleh BUG.
Solusi : Cabut RAM, tukarkan/pindah-pindahkan slot-nya


  • Video Driver Init Failure (stop code 0 x000000B4)
Penghentian informasi yang seharusnya tidak memulai Windows karena berbasis grafis, sehingga tidak dapat masuk ke graphical interface. Masalah biasanya terletak pada kartu grafis, atau ada konflik dengan hardware grafis (parallel or serial port).


Solusi : Masuk ke Safe Mode lihat apakah masalah teratasi, jika teratasi, silahkan meng-upgrade driver graphi card terbaru, jika masih gagal, kemungkinan disebabkan oleh kartu grafis dan port paralel, buka "System Properties" di hardware >- Device Manager, double-klik LPT1 port untuk menghubungkan untuk print item tersebut, dalam "resource tab" hilangkan/unselect "use automatic configuration", kemudian "input I / O range "of" 03BC "to" 0378"



  • ACPI BIOS Error (stop code 0 x000000A5)

Biasanya karena BIOS motherboard tidak mendukung/tidak support spesifikasi ACPI.
Solusi : Jika tidak ada file BIOS yang sesuai, maka dapat meng-instal-nya melalui CD Windows 2K/XP, ketika muncul "press F6 if you need to install a third-party SCSI or RAID driver" tekan tombol F7, jadi Windows akan secara otomatis mencegah instalasi ACPI HAL, dan instalasi PC Standar


  • Machine Check Exception (stop code 0 x0000009C)

Biasanya disebabkan oleh hardware. Pada umumnya terjadi karena masalah overclocking atau hardware (memori, CPU, bus, power supply).
Solusi : Jika overclocking, frekuensi CPU asli 请降 (Qing Xiang) akan memeriksa hardware


  • Kernel Mode Exception Not Handled (stop code 0 x0000008E)

Kesalahan pada kernel level aplikasi, tetapi Windows tidak menangkap kesalahan prosesor. Biasanya kesalahan kompatibilitas hardware.

  • Solusi : Upgrade ke driver terbaru atau meng-upgrade BIOS



  • NMI Hardware Failure (stop code 0 x00000080)
Biasanya disebabkan oleh hardware. (Sepertinya ada kesalahan lblue screen dan hardware bond)
Solusi : Jika Anda baru saja memasang hardware baru, copot hardware-nya, ganti slot dan kemudian coba install driver terbaru, jika masalah muncul stelah update suatu driver, silakan kembalikan versi asli sebelumnya, untuk memeriksa apakah ada pencemaran di Goldfinger memori dan kerusakan, pemindaian virus, jalankan "chkdsk / r" untuk memeriksa dan memperbaiki kesalahan disk, memeriksa semua hardware add-in card. Jika masih gagal, hubungi perusahaan perbaikan komputer profesional dan minta bantuan



  • System Thread Exception Not Handled(stop code 0 x0000007E)

Kesalahan system process, tetapi Windows tidak dapat menangkap kesalahan prosesor. Banyak penyebabnya, termasuk: kompatibilitas hardware, ada masalah system driver atau system service, atau beberapa software.
Solusi : Harap gunakan "Event Viewer" untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dari akar penyebab kesalahan yang ditemukan


  • Registry Error (stop code 0 x00000051)

Deskripsi stop code, kesalahan system configuration manager atau kesalahan manajer karena hard disk itu sendiri memiliki kerusakan fisik atau file system, sehingga di dalam register file membaca input / output erorr.
Solusi : Gunakan "chkdsk / r" untuk memeriksa dan memperbaiki kesalahan disk


  • FTDISK Internal Error (stop code 0 x00000058) Kegagalan karena kesalahan driver utama.

Solusi : Pertama coba restart komputer untuk melihat apakah dapat menyelesaikan masalah, Jika tidak, coba "Last Known Good Configuration" untuk menyelesaikan


  • Critical Service Failed (stop code 0 x0000005E) 

Awal yang sangat penting untuk mengidentifikasi sistem yang disebabkan.
Solusi : Jika Anda baru saja memasang hardware baru, copot hardware-nya, lalu buka Internet untuk memeriksa daftar apakah hardware itu kompatibel dengan Windows 2K/XP, dan kemudian restart komputer Anda, jika blue screen muncul, gunakan "Last Known Good Configuration" ,jika gagal, dianjurkan untuk memperbaiki atau re-install


  • Session3 Initialization Failed (stop code 0 x0000006F)

Error ini biasanya muncul pada Windows startup, biasanya muncul pertanyaan driver atau kerusakan yang timbul dari sistem file.
Solusi : Direkomendasikan bahwa penggunaan CD instalasi Windows untuk memperbaiki instalasi sistem


  • Process Has Locked Pages(stop code 0 x00000076)

Biasanya karena driver pada penyelesaian input / output.
Solusi
- Langkah pertama: Klik Start >- Run: regedt32, cari [HKLM \ SYSTEM \ Currentcontrol Set \ control \ session manager \ memory management], double-byte value di sisi kanan "TrackLockedPages", nilai 1.
- Langkah Kedua: Jika blue screen lagi, maka pesan kesalahan akan menjadi: STOP: 0x0000000CB (0xY, 0xY, 0xY, 0xY) DRIVER_LEFT_LOCKED_PAGES_IN_PROCESS salah satu dari keempat "0xY" akan muncul nama driver yang menjadi masalah, repair atau uninstall driver yang muncul.
- Langkah ketiga: Untuk masuk ke registri, hapus "TrackLockedPages" yang sudah ditambahkan tadi.


  • Multiple IRP Complete Request (stop code 0 x00000044) Biasanya disebabkan oleh driver perangkat hardware.

Solusi : Uninstall driver yang baru diinstal.


  • RDR File System (stop code 0 x00000027) 

Penyebab kesalahan ini sulit untuk dinilai, tetapi "out of Windows memory management problem" kemungkinan akan menyebabkan munculnya stop code ini.

Solusi : Jika hal itu disebabkan karena memory management, meningkatkan/upgrade memori (RAM) akan memecahkan masalah



  • 0x0000004E - PFN_LIST_CORRUPT

Mungkin RAM-nya cacat/rusak. Check suhu system, bisa disebabkan oleh system overheating. Gunakan RAM Tester untuk menguji RAM-nya cacat atau tidak, kalau masih garansi RMA saja, bisa diuji dengan mengganti RAM, atau mencopot salah satu RAM. Problem ini juga biasanya muncul karena ada bug driver, BIOS atau problem pada hardware. Detail teknisnya yaitu daftar Page Frame Number (PFN) corrupt, khususnya disebabkan dengan melewati daftar deskriptor memori yang buruk. Setelah Stop Code akan terdapat 4 nilai heksa: {Parameter 1, Parameter 2, Parameter 3, Parameter 4}.
Parameter 1 menjelaskan tipe violation (Parameter lainnya tergantung tipe komputer)
0x00000001 Head daftar corrupt
0x00000002 daftar masukan corrupt
0x00000007 Driver telah meng-unlock sebuah halaman tertentu lebih banyak dari yang di-lock-nya.
0x0000008F halaman bebas atau kosong dari list head corrupt
0x00000099 Page Table Entry (PTE) atau PFN corrupt
0x0000009A driver mencoba membersihkan page yang masih terkunci untuk IO.


Solusi Lain :
* Pastikan semua RAM (Jika lebih dari satu) tipe speed-nya sama. Beberapa motherboard tidak support jika speed RAM-nya berbeda.
* Jika problem ini muncul setelah menambahkan RAM, coba copot RAM yang baru ditambahkan.
* Check RAM-nya dah kenceng atau belum, pastikan sudah "klop" di socket-nya.
* Pastikan motherboard support RAM.
* Jika masalah masih ada, kemungkinan masalahnya disebabkan oleh memory pada video card, coba grafik card lain.

Gunakan fitur "Last Known Good Configuration"
1. Reboot computer.
2. F8 ketika akan masuk operating system loading screen.
3. Pilih opsi Last Known Good Configuration.

Tambahan :
Jika problem ini muncul setelah meng-install software baru, uninstall software-nya. Update semua driver, BIOS, Graphic Card, Motherboard, Operating System, dll.

BSOD codes for overclocking
Quote:
BSOD Codes for i7 x58 chipset
0x101 = increase vcore
0x124 = increase/decrease QPI/VTT first, if not increase/decrease vcore...have to test to see which one it is
0x0A = unstable RAM/IMC, increase QPI first, if that doesn't work increase vcore
0x1A = Memory management error. It usually means a bad stick of Ram. Test with Memtest or whatever you prefer. Try raising your Ram voltage
0x1E = increase vcore
0x3B = increase vcore
0x3D = increase vcore
0xD1 = QPI/VTT, increase/decrease as necessary, can also be unstable Ram, raise Ram voltage
0x9C = QPI/VTT most likely, but increasing vcore has helped in some instances
0x50 = RAM timings/Frequency or uncore multi unstable, increase RAM voltage or adjust QPI/VTT, or lower uncore if you're higher than 2x
0x109 = Not enough or too Much memory voltage
0x116 = Low IOH (NB) voltage, GPU issue (most common when running multi-GPU/overclocking GPU)
0x7E = Corrupted OS file, possibly from overclocking. Run sfc /scannow and chkdsk /r


BSOD Codes for SandyBridge
Quote:
0x124 = add/remove vcore or QPI/VTT voltage (usually Vcore, once it was QPI/VTT)
0x101 = add more vcore
0x50 = RAM timings/Frequency add DDR3 voltage or add QPI/VTT
0x1E = add more vcore
0x3B = add more vcore
0xD1 = add QPI/VTT voltage
“0x9C = QPI/VTT most likely, but increasing vcore has helped in some instances”
0X109 = add DDR3 voltage
0x0A = add QPI/VTT voltage


Solusi Tambahan : 

1.a.Startup dengan menggunakan Last Known Good Configuration untuk membatalkan perubahan registri terbaru dan driver.
b.Gunakan System Restore untuk membatalkan perubahan sistem
c.Roll Back device driver ke versi a anda sebelum meng-update driver

2.Scan komputer Anda untuk virus. Beberapa virus dapat menyebabkan kesalahan STOP, terutama yang menginfeksi master boot record (MBR) atau boot sector.

3 .Verifikasi bahwa jumlah minimum ruang kosong tersedia pada partisi Windows Anda. HENTIKAN pesan dan masalah serius lainnya, seperti korupsi data dapat terjadi jika tidak ada cukup ruang bebas pada partisi utama Anda digunakan untuk sistem operasi Windows.

*Catatan: Microsoft menganjurkan agar Anda mempertahankan setidaknya 100MB ruang gratis tapi saya rutin melihat masalah dengan ruang bebas yang rendah. Saya biasanya menyarankan pengguna Windows untuk menyimpan setidaknya 15% dari kapasitas drive gratis di setiap saat.

4. Update driver untuk hardware anda. Pesan BERHENTI Kebanyakan perangkat keras dan driver driver sehingga update terkait bisa memperbaiki penyebab kesalahan STOP.

5. Periksa Sistem dan log Aplikasi di Event Viewer (Vista / XP) untuk kesalahan atau peringatan yang mungkin memberikan petunjuk lebih lanjut tentang penyebab kesalahan STOP.

6. Kembali pengaturan hardware untuk default di Device Manager. Kecuali anda memiliki alasan tertentu untuk melakukannya, sumber daya sistem yang sepotong individu hardware dikonfigurasi untuk digunakan dalam Device Manager harus di set ke default. Non-default setting hardware telah diketahui menyebabkan kesalahan STOP.

7. Kembali pengaturan BIOS untuk tingkat standar mereka. Sebuah BIOS overclock atau terkonfigurasi dapat menyebabkan semua jenis masalah acak, termasuk kesalahan STOP.

*Catatan: Jika Anda telah membuat beberapa kustomisasi pengaturan BIOS (overcloking) dan tidak ingin beban yang default maka setidaknya mencoba kembali clock speed, pengaturan tegangan, dan pilihan memori BIOS ke pengaturan default mereka dan melihat apakah yang perbaikan kesalahan STOP .

8.Pastikan semua kabel internal, kartu, dan komponen lainnya yang telah terinstal dan duduk dengan benar. Hardware yang tidak tegas di tempat dapat menyebabkan kesalahan STOP jadi coba reseating tes berikut dan kemudian untuk STOP pesan lagi:

Pasang kembali semua data internal dan kabel listrik
Pasang kembali modul memori/RAM
Pasang kembali semua kartu ekspansi/expansion cards

9.Lakukan tes diagnostik pada semua perangkat keras anda dapat menguji. Ini sangat mungkin bahwa akar penyebab dari setiap kesalahan STOP diberikan adalah bagian dari perangkat keras gagal:

Uji memori sistem Anda
Test drive hard disk Anda
Jika tes gagal, ganti memori atau mengganti hard drive sesegera mungkin.

Nah itu dia kode-kode bluescreen dan cara mengatasinya, banyak kan?hehe, jika bingung atau ada yang ingin ditanyakan silahkan hubungin melalui contactus/komentar dibawah :) terimakasih semoga bermanfaat.

Cara Mudah Install Driver dengan IObit Driver Booster


Arsipteknologi - Hal yang perlu dilakukan setelah install ulang windows salah satunya adalah menginstall driver, namun banyak diantara kita yang belum mengetahui apa sih driver dan bagaimana cara memasangnya? Pada kesempatan ini saya akan memberikan tutorial sederhana mengenai "Cara Install Driver Mudah dengan IObit Driver Booster"

Namun sebelum itu, tidak ada salahnya jika kita mengenal apa sih driver itu? Driver merupakan sebuah aplikasi atau perangkat lunak yang memiliki fungsi untuk menghubungkan antara sistem operasi dengan perangkat keras komputer, misalnya saja bluetooth, audio (mikrofon dan speaker), keyboard, mouse, wifi dan lain sebagainya. Kalau driver ini tidak terpasang, maka perangkat keras yang ada "kemungkinan" tidak bisa digunakan. Lebih jelasnya silahkan baca artikel ini Fungsi driver untuk komputer atau laptop anda

Menginstall driver itu cukup mudah, yang perlu kalian lakukan hanyalah memasukkan CD bawaan saat membeli laptop atau komputer, lalu tinggal install dan selesai. Namun, bagaimana untuk yang CD bawaannya hilang atau tidak ada? Tak perlu risau, karena ada terdapat banyak software yang bisa membantu dalam menginstall driver, salah satunya adalah IObit Driver Booster.

Software ini merupakan software berbayar, namun tenang saja karena software ini tersedia dalam paket free. Untuk menggunakannya silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini (Perlu diperhatikan, bahwa menggunakan cara ini akan membutuhkan koneksi internet)

  • Download dan install IObit Driver Booster DISINI
  • Setelah itu, buka dan pilih Scan
  • Tunggu beberapa saat, akan muncul semua driver kalian. Silahkan klik update untuk memasang drivernya.
  • Tunggu hingga selesai, kemudian restart komputer atau laptop kalian.
Sekian tutorial yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat. Kurang lebihnya saya mohon maaf dan apabila ada kesalahan dalam penyampaian dan Apa bila ada yang kurang paham bisa langsung ditanyakan melalui komentar atau kontak diatas. Terimakasih

Cara Mengatasi Tanda Silang Merah Pada Wifi

Cara Mengatasi Tanda Silang Merah Pada Wifi - Baru saja saya mengalami sebuah masalah pada laptop saya, yaitu terdapat tanda silang pada logo wifi dilaptop saya. Ketika kita klik logo wifinya pun tidak ada apa-apa, tidak ada wifi yang terdeteksi bahkan tidak ada tombol on/off.

Mungkin beberapa dari kalian pernah mengalami hal yang serupa, atau sekarang kalian masih mencari solusi untuk memacahkan masalah ini? Munculnya tanda silang merah pada wifi bisa disebabkan oleh beberapa hal dan berikut merupakan penyebab dan cara mengatasinya:

1. Driver Wifi Belum Terpasang
Yang pertama adalah adanya kemungkinan kalau driver wifi kalian belum terpasang, dan ini biasanya terjadi sesudah install ulang sistem operasi. Cara mengetahui kalau driver sudah terpasang atau belum cukup pergi ke device manager dengan cara:
Tekan tombol Windows + R lalu ketik  mmc devmgmt.msc
Jika driver belum terpasang maka akan ada sebuah tanda tanya atau segita warna kuning. Lalu untuk cara memasang driver bisa kalian baca disini.

2. Ada Jaringan Wifi yang Terbuka
Selalu perhatikan bahwa disekitar kalian ada jaringan wifi yang terbuka dan siap untuk dipakai. Karena jika tidak ada sama sekali maka tanda silang merah akan muncul.

3. Wifi Laptop Dalam Keadaan On / Menyala
Perhatikan juga bahwa wifi komputer atau laptop kalian dalam keadaan menyala, karena jika tidak maka tanda silang merah akan muncul. Pada beberapa varian laptop, cara mengkatifkan wifi cukup menekan tombol yang ada di keyboard namun kadangkala hal itu tidak bisa dipraktekan. Cara untuk menyalakan atau mengaktifkan wifi cukup pergi ke Windows Mobility Center dengan cara:
Windows 7: Tekan tombol Windows + X lalu pilih Turn Wireless On
Windows 8: Tekan tombol Windows + X lalu pilih Mobility Center, pilih Turn Wireless On

4. Driver Wifi Disable
Ini juga merupakan hal yang bisa mengakibatkan munculnya tanda silang wifi, yaitu driver wifi dalam keadaan disable (tidak aktif). Kalau menurut saya pribadi hal ini terjadi karena kelalaian atau memang kalian sedang dijahili oleh seseorang karena masalah ini setau saya hanya bisa dilakukakn secara manual. Cara melihat apakah driver sedang ter-disable, kalian bisa pergi ke device manager. Lalu lihat apakah ada sesuatu yang tampak berbeda? Biasanya ada lingkaran dengan tanda panah warna hitam yang mengarah ke bawah. Jika kalian menemukannya, itu tandanya driver kalian sedang tidak aktif (lihat gambar).






Untuk mengatasi hal tersebut cukuplah mudah, kalian hanya perlu melakukan klik kanan pada driver yang ter-disable lalu pilih enable.


5. Gagal Update Windows
Nah, jika beberapa cara di atas tetap tidak membuahkan hasil, mungkin yang ini adalah penyebab munculnya tanda silang wifi. Secara berkala sistem operasi Windows akan melakukan update dan hal itu dilakukan saat proses shut down atau restart. Ketika OS sedang melakukan update kita dianjurkan untuk tidak mematikan laptop karena hal itu bisa berakibat buruk, salah satunya ya masalah wifi ini.

"Lalu bagaimana cara mengatasinya?"

Cara mengatasinya yaitu dengan pergi ke Backup and Restore dengan cara:
Windows 7: Klik Start ke Control Panel pilih Backup and Restore lalu pilih Recover system settings or your computer
Windows 8: Pergi ke Control Panel pilih Recovery lalu pilih Open System Restore





Setelah itu akan ada satu atau lebih restore point, silahkan pilih satu saja (pilih restore point yang tanggalnya kira-kira sebelum adanya update windows yang menyebabkan masalah wifi). Lalu pilih next kemudian pilih finish dan tunggu hingga selesai. Restore point ini berguna untuk mengembalikan sistem ke titik yang kalian pilih.

Sekian tutorial yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat. Kurang lebihnya saya mohon maaf dan apabila ada kesalahan dalam penyampaian dan Apa bila ada yang kurang paham bisa langsung ditanyakan melalui komentar atau kontak diatas. Terimakasih

Cara Mudah Menghapus ask.com dari Browser Firefox dan Chrome



 
ArsipTeknologi – Untuk menghapus ask.com,banyak cara yang dapat kita lakukan yaitu bisa juga secara manual dengan uninstall ask.com toolbar dari control panel, kemudian setting kembali default browser di chrome dan firefox serta di internet options windows untuk mengganti default search engine yang kita inginkan.

Memang lebih repot kalau menggunakan cara manual yang harus mengganti satu per satu. Nah bagi agan yang tidak ingin repot-repot, dapat menggunakan software berikut untuk menghapusnya yaitu ADW Cleaner caranya sebagai berikut :

1. Install ADW Cleaner dari alamat berikut

2. Kemudian buka ADW Cleaner kemudian pilih scan

ADWcleaner

3. Setelah itu ADW cleaner akan mencari malware termasuk ask.com di computer anda hasilnya sebagai berikut :

adw cleaner

4. Setelah itu pilih Cleaning. tunggu hingga proses ini selesai

adw cleaner  

5. Selesai

Sumber : lawatek.com

Cara Mengatasi Internet No Acces/Limited Access Wifi Pada windows 8



internet no acces/limited acces

ArsipTeknologi - Seperti yang pernah saya alami sendiri, kebetulan laptop saya menggunakan sistem operasi windows 8. Saya mencoba mengkoneksikan laptop saya ke suatu jaringan wireless. Koneksi ke internet berhasil, tetapi muncul tulisan pada jaringan “Limited Access” dan kita tidak bisa mengakses atau terhubung ke internet. Padahal orang lain yang terkoneksi ke jaringan yang sama dapat mengakses internet.

Setelah saya searching di google, akhirnya saya menemukan caranya.

Berikut tutorialnya :

1. Buka menu RUN atau tekan tombol WINDOW + R

2.Kemudian ketik services.msc

Lalu muncul kotak dialog seperti ini :


internet no acces/limited acces

3. Setelah muncul kotak dialog Services, kemudian cari DHCP Client

Setelah dapat, klik kanan pada tulisan DHCP Client dan Klik Restart


DHCP Client

4. Setelah proses selesai, cari lagi DNS Client kemudian Klik Kanan dan Klik Restart. Tunggu sampai proses selesai.

5. Setelah selesai, cari lagi Wlan AutoConfig -> klik kanan -> restart

Wlan AutoConfig

6. Enjoy

Catatan :


  Kita harus terkoneksi ke jaringan dulu sebelum melakukan langkah diatas. Kemudian otomatis akan terputus ke jaringan, dan kita mengkoneksikan kembali ke jaringan.
tetapi biasanya memang jaringan dari provider atau penyedia layanan internet yang sedang bermasalah. Tetapi tidak ada salahnya kita coba langkah diatas, apabila agan semua mendapat masalah seperti saya.

Semoga Bermanfaat
Tips Agar Google Chrome tidak menghabiskan RAM PC

Tips Agar Google Chrome tidak menghabiskan RAM PC


google chrome

ArsipTeknologi- Siapa sih yang tidak kenal dengan Google Chrome, browser dari Google yang populer dan telah tersedia dibanyak platform. Nah yang jadi permasalahan, ketika browsing dengan Google Chrome semakin banyak tab yang dibuka dan semakin lama browsing maka performa PC akan semakin terasa berat. Dan mungkin hal ini yang akan kamu temukan ketika kamu cek process di Windows Task Manager kamu.Untuk yang menggunakan RAM 8 GB mungkin tidak terasa apa-apa, tapi jika menggunakan RAM hanya 2 GB mungkin akan terasa sangat berat performa PC yang digunakan. PC saya sendiri juga hanya mempunyai RAM 2 GB, jadi setelah saya searching di google akhirnya tips ini lumayan work.

Berikut Tips yang saya berikan :
  • Klik kanan pada shortcut Google Chrome lalu pilih Properties
  • Pada bagian Target paling belakang tambahkan ** --process-per-site **
  • Tutup Chrome lalu jalankan lagi, kemudian buka Task Manager dan lihat perbedaannya


Jadi sekarang agan bisa membuat RAM agan lebih fresh dan tentu saja meningkatkan performa dari PC agan.

Sumber : Jalantikus